Story Of My Life

Senin, 20 Januari 2020

RSJ

3 Oktober 2014 RSJ
Tim Penghapusan Barang Rusak Berat
- 7,5 Hektar wilayah RSJ Bangli
- 373 pasien
-Pak Agung Mertakota selaku Kabag TU menfasilitasi sebelum cek fisik dengan didampingi IA Hapsari selaku Ksb Umum RSJ Bangli agar usulan barang2 RB RSJ segera dipercepat. agar tidak menumpuk di gudang dan sekitar RSJ. Mintak bantuan pihak Biro Aset agar terealisasi dengan mengacu kepada payung hukum Pergub Bali nomor:.....SK Penghapusan No. ......Tahun 2014. Dengan dipilah2 dulu menurut jenis barang , di klp2 kan menurut jenisnya (besi2, kain2, dll)

- 2,66 M
-seprei msk kloset, di nol kan
-sarung bantal naik ke atap, di nolkan
-pihak RSJ carikan dagangnya kemudian hasil penjualan yang bernilai ekonomis masuk kas daerah
-kir gdg lama beda dgn kir gdg baru?
-alat kontrol sbg tolok ukurnya
-Tim yang terjun:
bu kabag
Ksb Penghapusan
Apri
Wayan wirka
Putu Darmi
Nyoman Sedana
Ngurah Kembar Buncing
-Molen
-Rai Adi
-Bu Kompyang
-Dll
-Bu Nyoman Sudartini sempat berpesan , lain kali kalau bekerja harus hati2 apa yang diminta itu yang diberikan, kalau tukar menukar berikan yang tukar menukar tanah BPG/ Pak Ketut Nayaka/ Kabag PML jangan semuanya dikasih, surus mereka fotocopy. (Tadinya memang ada dimeja Pak Tut Bidiyasa) dan sedang dikaji, Bali Pecatu Graha.
-Luh De Puspawati  membantu pengurusan pesertifikatan tanah2  , kebetulan beliau bagian PA Penmanfaatan Tanah, bertugas dalam pengurusan Plakat, lumayan sulit didalam kepengurusan.
Diposting oleh Aprietje di 01.37 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Mudik 2014 ke desa ibu dan abahku di Bintuhan, Kaur Kabupaten Bengkulu

Tanggal 24 Juli 2014 adalah tanggal dan hari keberuntungan yang sudah sediakala direncanakan untuk melakukan long march mudik lebaran idul fitri tahun 2014 ,1435 Hijriah ke kampung halaman kelahiran ibu dan abahku desa Bintuhan, Kota Kecamatan  Kaur-Bengkulu Selatan.Aku sudah gatal menunggu tibanya kesempatan itu untuk menikmati betapa indah dan bahagianya di perjalanan yang penuh dengan cerita-cerita yang mengesankan dan sering kami lakukan didalam bepergian setiap menjelang hari lebaran tiba.
Suka duka diperjalanan tidak pernah terlepas dari kenyataan yang ada sebagaimana bergulirnya kehidupan2 manusia dimuka bumi ini.
Persiapan keberangkatan sempat membuat rendang untuk bekal didalam perjalanan , makanan favorit keluargaku, saking pelitnya aku hanya menyisakan sedikit makanan /rendang daging untuk dua orang kepercayaan kami untuk menjaga rumah, bagaimana tidak waktu membuatnya kami dalam keadaan berpuasa, jadi nafsu/ gelora selera yang masih kutahan/ mengendalikan masih susah dan  masih menggebu-gebu, lupa sesaat karena terbayang dibenak sungguh betapa asik menikmati bekal/hidangan didalam perjalananku nanti seakan sungguh mengasyikkan dan sudah pasti menyenangkan tidak terfikir karena kebanyakan kita akan menjadi cepatbosan dan akhirnya bekal terbuang. Saking semangatnya aku juga lupa packing barang2ku sendiri karena sudah merupakan catatan untuk mengurus keperluan pribadi diharap mempersiapkan barang2 keperluan sendiri, pakaian sendiri alias napsi-napsi, aku juga lupa memberikan obat untuk pak Ketut obat analgetika, anti pyretika, anti inflamasi , obat golongan pyrazolone dan voltaren untuk pegawaiku itu, yang sempat menderita sakit pinggang (low back pain), yang sempat diobati kepada orang pinter dan masih tetap sakit.
                Start perjalanan pukul 15.00 wiaktu Indonesia bagian tengah (wita) telah digoda oleh ujian dan rintangan2 kebiasaan perjalanan, tidak jauh dari istana tempat tinggalku, mobil panther coklat metalik kesayangan  suami membentur batu besar yang menjorok kejalan bersamaan ada sebuah truck pasir datang dari arah berlawanan/ berpapasan yang mengakibatkan terganggunya kendali mobil terjadi tubrukan, mobilku menyapu  pakaian-pakaian dikiri jalan yang sedang terjemur, ada kurang lebih empat deretan mengarah dibahu jalan pada Laundry Teges. Selain menyita waktu dan memang biasa masalah  orang Indonesia dalam menyelesaikan urusannya diwarnai bersitegang urat syaraf pada awalnya pada akhirnya dapat selesai dengan damai.



Diposting oleh Aprietje di 01.36 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Minggu, 19 Januari 2020

group in smule

sahdan tiga sekawan tidak sengaja bertemu di fb dan smule, pertemanan diabad modern ini sanggup dan sungguh mendukung hobby dalam bernyanyi merembet juga dalam kehidupan pribadi bertiga hahahaha semua diulas disini, dari nyanyi dan segala tetek bengek yang mengikutinya, seru juga namanya ibu-ibu kalo udah bertemu semua diulas sampai hal sekecil-kecilnya. Iya kan, masing2 berkarakter lah, so smart...

Aku sudah ingat , teman tersebut @inank_Usman dan @RE.Winarni hehehe
Diposting oleh Aprietje di 23.38 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

dari pojok gang cilik tentang suatu keyakinan: mencatat untuk mengingat agar tak lupa

Pecinan Semarang dan Dar-Der-Dor Kota



Judul:
Pecinan Semarang dan Dar-Der-Dor Kota

Penerbit:
Suka Buku, Semarang

Cetakan:
Pertama, Oktober 2012

Tebal:
xxii + 250 Hlm.

Ukuran:
12 x 19 cm

ISBN:
978602968-2

Harga:
Rp30.000,00

Ada dua hal dari buku ini yang menarik. Pertama, belum banyak buku yang mengkaji soal Pecinan Semarang. Kedua, penulisnya seorang budayawan cum jurnalis. Esai-esai dikemas dengan gaya jurnalistik sehingga kajian seberat apapun menjadi enak dibaca.
Renjani Puspo Sari, ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang

Jika Anda bertanya, siapa yang mesti diajak bicara, sebagai pemangku kepentingan, tentang penanganan suatu kawasan dari segenap aspek di Kota Semarang, terutama kawasan Pecinan, 
jawaban saya: Tubagus Svarajati!
Gunawan Budi Susanto, dosen luar biasa FBS Universitas Negeri Semarang

Jika Anda ingin mendapatkan kritik tajam, lugas, tanpa basa-basi, dan jujur mengenai perkotaan, terutama kawasan Pecinan, bacalah tulisan Tubagus yang kadang hadir secara kasar, sinis, dan penuh ledekan. Percayalah, itu hanya cara lain sang penulis untuk menghargai, merawat, 
dan “mengekalkan” kotanya dari kehancuran.
Triyanto Triwikromo, sastrawan dan wartawan, tinggal di Semarang

Gagasan dan kritik pedas di buku ini tentang Pecinan — dari kerusakan lingkungan, transportasi, turisme sampai seni dan sastra — didasari pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang Pecinan dan masyarakatnya. Sesuatu yang sulit, bahkan mustahil, dipunyai orang yang tidak lahir dan besar di sana. Di tengah keengganan masyarakat Pecinan umumnya untuk bersuara akibat trauma masa lalu, teriakan lantang Tubagus mewakili aspirasi mereka.
Tjahjono Rahardjo, ketua Perkumpulan Seni Budaya dan
Gedung Cagar Budaya Sobokartti Semarang

Kota dalam kesadaran Tubagus adalah wilayah yang seharusnya menunjukkan watak manusiawi. Kota tanpa spirit keberadaban tidak lebih sebagai rimba raya modern 
yang membiakkan kebuasan dan keberingasan.
Triyono Lukmantoro, dosen Sosiologi Komunikasi Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP 
Universitas Diponegoro Semarang

Diposting oleh Aprietje di 23.22 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

pesta pernikahan anak nomor tiga pak aan nada abadi

sayang banget photo2 sama pak aan dan mas parlan kehapus, sekarang tinggal nunggu yang dari louise, Rini dan Robby, wahh si Robby itu curang bingit ya sempat2nya dia bawa pulang makanan sementara aku ngga dapat makanan karena telah habis.
- rame yang datang al: kawan2 PWS: Bu Lucky, Bu Oke, Bu Tikno, Pak Sutata, Mas Untung/ Santosa, Penyanyi yang mulutnya lebar (dangdut), Mas Bogie, Mas Ary, Mbak Aminah, Mbak "Nyidam Sari", Pak Ustadz Aziz, Bu Rara, Bu Tammy Yang Batu, Mas Parlan, Mbak seniorku yang di "Goyang Dangdut" RRI, Mbak Euis Mardiana, kok aku nggak lihat Bang Ardiyansyah dan Mbak Lingling "Dibuang Sayang" ya...?, Pak Haji Pimpinan SOneta aku lihat dia pulang, Nur Suprihatin juga ngga lihat apalagi Ogoh-ogoh lhoooo...? ngapain masih mikirin orang yang ngga hadir, Aku lihat Pak Haji


tunggu Foto2 baru aku publikasiin dehhhhh


Diposting oleh Aprietje di 23.01 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

salam dari jauh (schoon ver van jou)

malam itu ingat betul aku, ketika aplikasi smule dibuatkan oleh anaku, disepanjang malam aku bernyanyi terus berhentinya ketika teringat dengan lagu kesayanganku ini, jadi mulailah melakukan pencarian karena kebetulan lagu ini sangat jarang alias langka jd belum ada yang meng up load kecuali satu nama, mas djoni rusdianto, temen baru waktu itu.

kini sudah setahun aku berteman duet dengannya dan sudah merasa cocok satu dengan lainnya, apapun itu seakan merasa cocok sehingga pertemanan dua anak manusia semakin akrab yang satu lahir tahun 1958 bulan Juli yang satu tahun 1967 bulan April, masing2 dibawah naungan rasi Aries dan Kalajengking hahahaha.

hingga sekarang, dibuktikan dengan ribuan rekaman lagu (itu ada tujuh puluhan rekaman lagu yang dihapus karena tidak layak tayang menurut mas djoni, bisa juga alasan lainnya, karena satu dan lainnya, marah/murka/kesal/sedih dicampur adukan oleh mas djoni , sms-an, wa, fb,  @Telegram 68300, @AlloGoogle kode 945643, @Snapchat kode 759102, you give me love a bad name...

Pertama kuasai lagu, bolak balik lagu kudu apal kecuali lu mao ngetes,kalo mao ngerjai partner ambil bagian 2, ini bag. 1 nyanyi, bag. 2 nyanyi hehehee (bag.kita yg warna hijo aja yaaa).
yahhh jikalau kalian mau sekedar menyusuri suara kita silahkan buka akun smule aku dululah baru mas Djonih : @aprietjerita128 (@AA Tjerita), @aprietjerita_128 (ducaty-pasangan caspadu), @apriyatuningsiih, @AprieTjerita( pake baju pegawai negeri yg nyamping), @djoniRusdianto, @JohnRoes
   
Diposting oleh Aprietje di 22.54 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

DEPOT SI MBOK@BATOS (BATU SQUARE -MALANG) YANG MENARIK PERHATIANKOE



Mall d malang, waroengisterikoe
Serba kuno,
Ceret,
Gbr djadoel
Lampu pake tutup panchi loreng
Lucu banget nyeni2 semuwa ya Allah
Ada sop buntut si mbok, garang asem si mbok, permen2 jadul al.permen asem,permen susu cat dua klenci, piring2 kalrng, mug2, kaleng2krupuk, toples jmn dulu, harum manis, kue sepet, permen2 manisan kayak warung njonja 'OEN' malang, petromax lampoe, mesin ketik jmn dl, setrikaan jmn doeloe, rantang2 jmn dulu, koper kompeni, gembok kompenij, radio transistor, piring antik, lemari obat kuno, pigura2 antik, lampu tempel, dll
Diposting oleh Aprietje di 06.47 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Lokasi: Batu, Batu City, East Java, Indonesia
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2025 (3)
    • ▼  Juli (3)
      • 01052025, serba 5 pokoknya, sebulan lebih pensiunk...
      • bu ennytriwidijatmi hehehe
      • Story Of My Life: #agam_rinjani, #Tyo survival, #j...
  • ►  2024 (5)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2023 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2022 (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (4)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2020 (33)
    • ►  November (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Januari (29)
  • ►  2018 (6)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2017 (3)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (4)
    • ►  Juni (4)
  • ►  2014 (4)
    • ►  Desember (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2013 (14)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (4)
  • ►  2012 (30)
    • ►  Desember (25)
    • ►  September (5)

Mengenai Saya

Aprietje
Lihat profil lengkapku
group kerontjongku sesi 2. Tema Perjalanan. Diberdayakan oleh Blogger.